Bali..(still) The Land of God :)

WHY Bali….???
Bali Bali Bali….salah satu bagian Indonesia yang disebut Island of God karena keindahan dan tradisinya. Pergi ke Bali bukan hanya impian orang Indonesia, tapi juga banyak orang di berbagai belahan dunia.

Peta wisata Bali

Peta wisata Bali

Saya sendiri sudah dua kali menginjakkan kaki ke Pulau Dewata ini. Pertama saat kelas 5 SD ikut rombongan koperasi tempat Ibu dan Bapak bergabung. Perjalanan saat itu cukup sederhana. Naik bus rombongan wisata, dan menginap di masjid entah di daerah apa sekedar untuk meluruskan punggung setelah lelah di perjalanan dan berwisata. Tidak banyak yang saya ingat dari perjalanan pertama saya ke Bali. Yang saya ingat kami mengunjungi Tanah Lot, Bedugul, dan Sangeh. Objek wisata lain saya tidak ingat lagi.

Kunjungan kedua saya di tahun 2005. Saat itu bersama genk saya di Ikatan Remaja Muhammadiyah Kota Yogyakarta memutuskan ke Bali. Menginap di rumah salah satu anggota geng-gong yang memang orang Denpasar. Penginapan gratis. Makan pagi malam gratis. Ke bandara diantar dijemput gratis. Heheheehe…waktu itu level nya sudah lebih naik lah daripada kunjungan pertama. Kami rental mobil dan kemana-mana diantar teman IRM Bali. Sempat naik boat juga di Bedugul, dan menikmati setiap objek wisata tidak terburu-buru seperti rombongan wisata sebelumnya.

Sebenarnya saya ingin lagi ke Bali tahun 2015, biar berasa jadi kunjungan 10 tahun sekali. Tapi tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba tanggal 2 Agustus 2014 lalu, teman Korea saya, Jin Ah eonni, ngajak ketemu di Bali. Saya kemudian cek ricek schedule (awww,,kaya orang penting aja), dank arena tidak ada rencana keluar kota tanggal tersebut, saya akhirnya setuju untuk janjian di Bali.

Singkat cerita, rencana jalan-jalan yang awalnya cuma berdua itu menjadi perjalanan menyenangkan berempat. Jin Ah eonni bersama temannya Hye Rim eonni, dan saya bersama teman saya juga, Rifa.

 

Day 1~~ Departing….Struggle with train..

Saya punya mimpi ke Bali ala-ala backpacker dari beberapa bulan yang lalu. Pengennya seperti cerita-cerita di blog, 500 ribu cukup buat liburan ke Bali. Akhirnya saya agak memaksa Rifa untuk ikut rute perjalanan saya. 13 jam di kereta Jogja-Banyuwangi, 1 jam lebih menyeberang selat Bali, hampir 4 jam perjalanan darat Gilimanuk-Ubung, plus setengah jam lagi menuju penginapan kami di daerah Kuta. Untuk Rifa perjalanan kemarin sungguh panjang karena dia harus terlebih dulu bermalam di kereta Jakarta-Jogja selama hampir 9 jam. Lumayan WOWW pasti deh punggungnya..

Dari Jogja 28 Agustus 2014 jam 7.20 WIB pagi, sampai hotel di Kuta 29 Agustus 2014 jam 5.00 WITA pagi hari berikutnya. Mantap banget ya…..Teman-teman Korea kami sudah sampai duluan di tanggal 28 sore hari. Untunglah banyak teman yang mengulurkan tangan. Ada yang mau menjemput mereka berdua di bandara sampai mengantar makan malam. Tenang lah hati kami yang masih dalam perjalanan.

 

comorative photo setelah sampai stasiun Banyuwangi Baru..

comorative photo setelah sampai stasiun Banyuwangi Baru..

 

Sampai terminal Mengwi hampir pukul 3.30 WITA, langsung disambut supir angkot menawarkan jasa. Dengan ongkos 10.000 rupiah kami diantar sampai depan terminal Ubung. Dari sana sudah ada sahabat yang rela bangun malam menjemput dan mengantar kami ke Kuta.

Gelap sih...tapi ini sekali-kalinya kami lewat Jl. Legian dan turun sebentar dalam perjalanan menuju hotel sekedar photo di Monumen Bom Bali...

Gelap sih…tapi ini sekali-kalinya kami lewat Jl. Legian dan turun sebentar dalam perjalanan menuju hotel sekedar photo di Monumen Bom Bali…

Sampai di hotel Jin Ah eonni yang tidak bisa tidur langsung menghampiri kamar kami. Setelah bercakap-cakap 5 atau 10 menit kami berpisah untuk beristirahat. Pagi nya sempat kepikiran mau ke pantai Kuta dulu. Ternyata oh ternyata, pukul 8.30 kami baru bangun, padahal pukul 9 sudah mau dijemput mobil sewaan.

Untuk biaya memang murah. Untuk kereta Jogja-Banyuwangi Rp. 55.000,  Bus Ketapang-Mengwi Damri AC Rp. 60.000 , Angkot Mengwi-Ubung Rp. 10.000, dan Ubung-Kuta gratis…. 🙂

Untuk penginapan, agak ragu awalnya mau booking hotel karena cuma dipake sebentar. Tapi karena dua eonni juga sampe duluan akhirnya kami booking juga. Kami menginap di Rabasta Angkul Beach Inn di Jl. Tegal Wangi Kuta. Kami beli via Agoda dengan harga Rp. 218.200 per malam. Hotelnya baru, bersih, AC, cuma kamar yang paling murah ini gak ada air panas sama sarapan. Sebenarnya cukup dekat dengan pantai Kuta dan Kuta Square. Tapi berhubung sampai hotel udah subuh dan harus jalan lagi jam 9, sampai akhir pulang ke Jogja kami gak main-main air di pantai Kuta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s