Ngobaran Beach and Cave Tubing Kalisuci

Gunung Kidul memang sekarang lagi naik daun banget karena keindahan pantai-pantai nya yang rata-rata berpasir putih, berkarang-karang, dan berpanorama indah. Banyak yang mulai dikenal, ada juga yang tidak terkenal. Kurangnya sarana dan prasarana untuk mengakses hidden germ nya Jogja itu bikin pantai-pantai maupun objek wisata lainnya masih tergolong sepi pengunjung.

peta-pantai-gunung-kidul

Sebenernya kunjungan ke Ngobaran ini udah yang kesekian kali..tapi berhubung si Eneng Rifa mumpung di Jogja dan pengen k ngobaran, jadi kesana lagi deh…

Kami berlima berangkat dari Jogja pukul 6.30 pagi, tujuan pertama adalah Ngobaran. Dengan tiket masuk Rp. 5000/orang sudah termasuk asuransi, kita bisa masuk ke 3 pantai sekaligus, yaitu Ngobaran, Ngrenehan, dan Nguyahan. Di Ngobaran saya biasa menikmati 3 spot utama, yaitu bagian timur bawah yang berisi arca dan pura, serta karang-karang besar. Kemudian menaiki tebing di bagian tengah sehingga bisa menikmati keseluruhan pantai dari atas, dan pantai pasir di bagian timur yang dikelilingi kursi-kursi teduh dan asik untuk mandi air laut.

pemandangan karang-karang ngobaran (cr:owner)

Ini pemandangan dari atas bukit…cantik kan…langit biru..awan biru…suara umbak…..uuuhhh…pengen disitu aja seharian rasanya..

Kompak simbok dan anak……si Mamih and Tsabita..

Selesai berfoto ria di seputaran Ngobaran, dan juga karena pengunjung mulai ramai berdatangan, kami memutuskan untuk pindah tempat. Tujuannya tetep main air, walaupun di pantai sempat kena serangan ombak besar tak terduga yang bikin basah pakaian sampai paha. Setelah bimbang antara main air di waterfall atau cave, akhirnya kita memilih Kalisuci untuk destinasi kedua.

ini adalah point pemberangkatan penyusuran gua….perlu jalan kaki untuk turun ke areal sungai, tapi jalannya gak terlalu curam kok.. (cr:owner)

Cave Tubing Kalisuci ini berlokasi di Semanu, Gunung Kidul. Aktifitas yang kita jalani adalah susur gua pake pelampung, karena gua nya dialiri sungai. Asik kan..? dan di akhir perjalanan, kita harus menempuh jalanan sejauh hanya 60 meter saja, tapi kemiringannya mencapai 70-80 derajat. Plus jalannya yang licin kena tetesan air dari baju kita bikin harus tambah hati-hati menempuhnya. Jalan 60 meter ini lah yang bikin kita agak lama memutuskan untuk turun ke kali, karena si mamih sempet pesimis kuat berjalan. Tapi akhirnya kuat donk walopun sempet berhenti beberapa kali di tengah jalan untuk mengambil napas dan istirahat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s